Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kunjungi Pantai Samares dan Telaga Biru Opersnondi

telaga biru samares
Telaga Biru Wopersnondi


WOPERSNONDI atau Snondisapi yang kerap disebut telaga Biru, menjadi salah satu spot wisata yang sering dikunjungi masyarakat Biak Numfor maupun wisatawan lokal dan manca negara untuk melepas lelah maupun ketika sedang berlibur. Seberapa unik kah telaga biru Samares? Wisatalogi.com akan membahas beberapa keunikan di sana. 

APA KEUNIKAN TELAGA OPERSNONDI DAN PANTAI SAMARES? 

Ada beberapa keunikan yang dimiliki telaga Opersnondi. Letak telaga ini tidak jauh dari pesisir pantai yang hanya berjarak sekitar 100 meter, telaga Opersnondi memiliki air yang jernih dengan warna biru alami. Kedalaman air mencapai 5-14 meter dan menyimpan ekosistem seperti ikan-ikan kecil dan beberapa habitat lainnya. 

Di sekitar telaga terdapat berbagai macam jenis-jenis pepohonan dan tumbuhan, Anda akan dihibur juga dengan suara burung-burung endemik pulau Biak, suasan sejuk dan kicauan burung menambah indahnya suasana alam Samares. 

telaga biru


Kita juga bisa melihat berbagai jenis pohon yang diberi nama dalam bahasa Biak. Selain menikmati telaga biru, kita bisa langsung merebahkan diri di atas pasir putih Samares sambil mandi-mandi. Pasir putih memajang dengan pepohonan disepanjang pesisir pantai. Di pantainya, kita bisa memancing atau menjaring ikan. Di sebelah Timur pantai Samares terdapat tebing-tebing batu di pesisir pantai terdapat juga gua-gua kecil penuh histori.  


telaga biru


Tebing-tebing batu di pesisir Pantai ini dapat menjadi spot yang patut untuk dikunjungi dan menambah koleksi foto Anda. Gua-gua kecil yang menganga keluar memperlihatkan bahwa di jaman dulu tempat-tempat ini menjadi rumah bagi leluhur suku Biak. 



pantai Samares


DIBALIK KISAH NAMA OPERSNONDI

Nama Opersnondi atau Snondisapi memiliki cerita panjang nan sedih dibalik namanya yang fenomenal. Opersnondi secara harfiah berarti laki-laki yang melompat. Konon, suatu hari ada seorang pria dari klan Ansek, yang berburu, di telaga itu ia naik ke atas sebuah untuk mengambil sesuatu yang dilihatnya di pohon. Dia membawa kapak batunya, tanpa disengaja kapak batunya jatuh ke dalam air, tanpa pikir panjang, dia pun berupaya untuk mengambilnya namun karena air terlalu dalam akhirnya ia tak sampai memasuki dasar telaga tersebut. Dia memutuskan untuk mengikat kakinya dengan batu, agar ia bisa dengan mudah masuk kedalam dasar air dan bisa mencari kapak batunya. Sayangnya dia tak pernah timbul lagi. Itu alasannya mengapa telaga itu dinamakan Wopersnondi atau yang disebut Snondisapi.


Perjalanan dari kota Biak menuju pantai Samares Telaga Biru memakan waktu sekitar 1-1.5 jam menggunakan kendaraan roda dua dan rota empat. Agar perjalanan bisa lancar, siapkan beberapa perbekalan seperti makanan, air, dan beberapa barang lainnya. 

Posting Komentar untuk "Kunjungi Pantai Samares dan Telaga Biru Opersnondi "