Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

INSOSIRANI: Mengembangkan Produk Ikan Cakalang Asap Bosnik




JAUH diujung timur pulau Biak terekam jejak perdagangan berbagai komoditi berharga. Hasil-hasil hutan seperti getah damar, umbi-umbian, sagu dan komodi lainnya. Tak kalah dari hasil hutan, komoditi dari hasil laut juga menjanjikan ekonomi lokal masyarakat Biak.


Sejak periode tahun 1800-an, Perempuan Biak Timur, memainkan peran penting dalam perkembangan dan pertumbuhan perekonomian di pasar Bosnik di era pemerintahan Belanda abad ke-20. 

Salah satu produk unggulan pasar Bosnik di zaman dulu adalah "In bekamsu" (ikan asar/asap). Masyarakat Biak Timur yang mencakup pulau-pulau di sekitarnya menyediakan berbagai jenis-jenis biota laut seperti  ikan, gurita, dan kerang yang diproses secara tradisional yakni di asar. Produk-produk yang di asar ini ditata dengan rapi menggunakan jenis-jenis kayu tertentu yang disebut Asif. 



Di abad ke-21, seorang perempuan Biak dari kampung Manduser, mulai mengembangkan produk ikan asar dengan nama brand "INSOSIRANI". Perempuan lulusan S1 Teknologi Industri Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura 2021, ini mulai menekuni bisnis kuliner ikan asap yang terialisasi tahun 2022. 

Posting Komentar untuk "INSOSIRANI: Mengembangkan Produk Ikan Cakalang Asap Bosnik "